Konsistensi dan Kontradiksi

Jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.
– Yesus Kristus (Matius 5:37)

Kata konsisten dalam penggunaan sehari-hari

Kamu tentunya sering mendengar istilah konsisten. Sejak dulu Fifi konsisten seperti itu, tidak pernah menyerah. Tukiman menepati janjinya, berarti ia konsisten dengan perkataannya. Desain situs web tersebut konsisten.

Kita menilai Fifi konsisten berdasarkan ketetapan pendiriannya dari waktu ke waktu. Dalam kasus Tukiman, ia konsisten karena ada kesesuaian antara yang ia katakan dengan yang ia lakukan. Demikian juga desain situs web yang konsisten memiliki rupa yang sama antara satu halaman dengan halaman lainnya.

Dalam penggunaan sehari-hari, kata konsisten memiliki makna bahwa hal yang disebutkan memiliki kesamaan dalam aspek tertentu. Namun konsisten sebenarnya bermakna lebih dari itu. Dua hal atau lebih dapat dikatakan konsisten cukup dengan memenuhi syarat ini: Dapat sama-sama benar.

Istilah konsisten dalam logika

Konsisten
Dua hal atau lebih yang disebut konsisten berarti dapat sama-sama benar.

Dalam peristilahan logika, konsisten tidaklah menuntut kesamaan antara hal-hal yang dibicarakan. Asal dapat sama-sama benar, hal-hal tersebut boleh disebut konsisten.

Apakah Fifi, Tukiman, dan desain web tersebut konsisten dalam peristilahan logika?

Fifi memiliki sikap yang sama dari dulu hingga sekarang, tetapi ia konsisten bukan hanya karena kesamaan sikap tersebut, melainkan karena sikap yang ia miliki di waktu lampau dan hari ini dimungkinkan untuk sama-sama benar.

Tukiman konsisten bukan hanya karena ada kesamaan antara perkataan dengan perbuatannya, tetapi juga karena perbuatan dan perkataannya dapat sama-sama benar.

Dalam hal desain web, pengertian konsisten ini tidak dapat diterapkan, karena desain bukanlah hal yang dapat benar/salah (dalam konteks kalimat tersebut).

Konsistensi adalah aturan yang terpenting dalam berpikir. Dalam berpikir, satu bagian pemikiran harus selaras dan tidak bertentangan dengan yang lainnya. Hal-hal yang tidak bertentangan belum tentu benar seluruhnya, tetapi hal-hal tersebut dimungkinkan untuk benar pada saat yang bersamaan.

Apakah lawan dari konsisten?

Lawan dari konsisten adalah inkonsisten.

Inkonsisten
Dua hal atau lebih yang disebut inkonsisten berarti tidak dapat sama-sama benar.

Ada bentuk yang lebih spesifik dari inkonsisten, yaitu kontradiksi.

Kontradiksi
Dua hal yang berkontradiksi tidak dapat sama-sama benar dan tidak dapat sama-sama salah.

Dengan kata lain, dalam dua hal yang berkontradiksi, salah satunya akan benar dan salah satunya akan salah. Entah yang mana yang benar, yang penting keduanya selalu bertentangan dalam segala macam kondisi.

Perbandingan keadaan yang diperbolehkan oleh ketiga istilah di atas dapat kamu lihat dalam tabel di bawah ini. Ada empat keadaan yang mungkin dari dua hal: (1) sama-sama salah, (2) yang pertama salah dan yang kedua benar, (3) yang pertama benar dan yang kedua salah, (4) serta sama-sama benar. Kalau keempat keadaan itu dimungkinkan terjadi, berarti hal-hal tersebut konsisten. Kalau tidak mungkin sama-sama benar (4), sebutan yang tepat adalah inkonsisten. Sementara itu, kontradiksi hanya memungkinkan keadaan (2) dan (3) saja.

1 2 3 4
Hal pertama Salah Salah Benar Benar
Hal kedua Salah Benar Salah Benar
Konsisten ✳️ ✳️ ✳️ ✳️
Inkonsisten ✳️ ✳️ ✳️
Kontradiksi ✳️ ✳️
Ilustrasi: Aromaterapi Pesing

Contoh

Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat contoh berikut.

Andi

Ada bau pesing, nih.

Budi

Iya nih, bau pesing.

Andi dan Budi setuju mengenai hal yang sama: ada bau pesing. Kita tidak tahu apakah memang benar ada bau pesing, karena kita tidak sedang ada di tempat mereka. Mungkin saja mereka berbohong. Namun terlepas dari berbohong atau tidak, Andi dan Budi telah mengatakan hal yang bisa sama-sama benar pada saat yang sama. Nah, dalam hal ini perkataan Andi dan Budi konsisten.

Tabel kemungkinannya
Kemungkinan Adakah bau pesing? Berarti ...
1 Tidak ada Andi bohong Budi bohong
2 Ada Andi benar Budi benar

Andi dan Budi memang mungkin berbohong, tapi mereka juga mungkin untuk sama-sama benar.

Sekarang datanglah orang berikutnya, yaitu Cali.

Cali

Pasti ada yang pipis.

Cali mengatakan hal yang berbeda dengan yang dikatakan oleh Andi dan Budi. Walaupun berbeda tetapi tidak bertentangan. Kejadian adanya bau pesing dan adanya orang yang pipis masih dapat sama-sama benar.

Lihat tabel kemungkinannya
Kemungkinan Adakah bau pesing? Adakah yang pipis? Berarti ...
1 Tidak ada Tidak ada Andi, Budi, Cali berbohong.
2 Tidak ada Ada Andi, Budi berbohong. Cali benar.
3 Ada Tidak ada Andi, Budi benar. Cali berbohong.
4 Ada Ada Andi, Budi, Cali benar.

Andi, Budi, dan Cali memang mungkin berbohong, tapi mereka juga mungkin untuk sama-sama benar.

Konsisten tidak harus nyambung

Sekarang datang orang keempat yaitu Dedi.

Dedi

Semua kambing berkaki tiga.

Wah! Tampaknya Dedi tidak nyambung dengan pembicaraan teman-temannya. Selain itu ia juga mengatakan hal yang salah. Walaupun demikian Dedi tetap mengatakan hal yang konsisten dengan ketiga temannya karena dapat sama-sama terjadi pada saat yang sama. Seandainya pada saat itu semua kambing berubah menjadi berkaki tiga, bau pesing tetap dapat tercium oleh mereka.

Lihat tabel kemungkinannya
# Adakah bau pesing? Adakah yang pipis? Apakah semua kambing berkaki 3? Berarti ...
1 Tidak ada Tidak ada Tidak Andi, Budi, Cali, Dedi berbohong.
2 Tidak ada Tidak ada Ya Andi, Budi, Cali berbohong. Dedi benar.
3 Tidak ada Ada Tidak Andi, Budi, Dedi berbohong. Cali benar.
4 Tidak ada Ada Ya Andi, Budi berbohong. Cali, Dedi benar.
5 Ada Tidak ada Tidak Andi, Budi benar. Cali, Dedi berbohong.
6 Ada Tidak ada Ya Andi, Budi, Dedi benar. Cali berbohong.
7 Ada Ada Tidak Andi, Budi, Cali benar. Dedi berbohong.
8 Ada Ada Ya Andi, Budi, Cali, dan Dedi benar.

Andi, Budi, Cali, dan Dedi memang mungkin berbohong, tapi mereka juga mungkin untuk sama-sama benar.

Sekarang datang orang kelima, yaitu Entong.

Entong

Pasti Gilang pipis di celana.

Entong juga mengatakan hal yang bisa sama-sama terjadi dengan perkataan keempat orang sebelumnya.

Sampai saat ini, Andi, Budi, Cali, Dedi, dan Entong konsisten. Hal yang mereka katakan tidak bertentangan. Terlepas dari mereka berbohong atau tidak, setidaknya yang mereka katakan bisa sama-sama terjadi.

Lihat tabel kemungkinannya
# Ada bau pesing? Ada yang pipis? Semua kambing berkaki 3? Gilang pipis di celana? Berarti ...
1 Tidak ada Tidak ada Tidak Tidak Andi, Budi, Cali, Dedi, Entong berbohong.
2 Tidak ada Tidak ada Tidak Ya Andi, Budi, Cali, Dedi berbohong. Entong benar.
3 Tidak ada Tidak ada Ya Tidak Andi, Budi, Cali, Entong berbohong. Dedi benar.
4 Tidak ada Tidak ada Ya Ya Andi, Budi, Cali berbohong. Dedi, Entong benar.
5 Tidak ada Ada Tidak Tidak Andi, Budi, Dedi berbohong. Cali benar.
6 Tidak ada Ada Tidak Ya Andi, Budi, Dedi berbohong. Cali, Entong benar.
7 Tidak ada Ada Ya Tidak Andi, Budi, Entong berbohong. Cali, Dedi benar.
8 Tidak ada Ada Ya Ya Andi, Budi berbohong. Cali, Dedi, Entong benar.
9 Ada Tidak ada Tidak Tidak Andi, Budi benar. Cali, Dedi, Entong berbohong.
10 Ada Tidak ada Tidak Ya Andi, Budi, Entong benar. Cali, Dedi berbohong.
11 Ada Tidak ada Ya Tidak Andi, Budi, Dedi benar. Cali, Entong berbohong.
12 Ada Tidak ada Ya Ya Andi, Budi, Dedi, Entong benar. Cali berbohong.
13 Ada Ada Tidak Tidak Andi, Budi, Cali benar. Dedi, Entong berbohong.
14 Ada Ada Tidak Ya Andi, Budi, Cali, Entong benar. Dedi berbohong.
15 Ada Ada Ya Tidak Andi, Budi, Cali, dan Dedi benar. Entong berbohong.
16 Ada Ada Ya Ya Andi, Budi, Cali, Dedi, Entong benar.

Andi, Budi, dan Cali, Dedi, Entong memang mungkin berbohong, tapi mereka juga mungkin untuk sama-sama benar.

Yang tidak konsisten seperti apa?

Sejauh ini telah kita lihat bahwa perkataan mereka berlima konsisten. Kemudian masuklah Gilang dalam pembicaraan.

Gilang

Enak saja! Aku tidak pipis di celana.

Dengan masuknya Gilang dalam pembicaraan, maka secara keseluruhan pembicaraan mereka menjadi:

Andi

Ada bau pesing, nih.

Budi

Iya nih, bau pesing.

Cali

Pasti ada yang pipis.

Dedi

Semua kambing berkaki tiga.

Entong

Pasti Gilang pipis di celana.

Gilang

Enak saja! Aku tidak pipis di celana.

Ilustrasi: Ada bau

Dengan Gilang masuk dalam pembicaraan, sekarang pembicaraan mereka menjadi tidak konsisten. Penyebabnya adalah perkataan Entong dan Gilang.

Entong

Pasti Gilang pipis di celana.

Gilang

Enak saja! Aku tidak pipis di celana.

Perkataan Entong dan Gilang tidak konsisten, karena keduanya tidak dapat terjadi bersamaan. Keduanya tidak dapat sama-sama benar pada saat yang sama.

Lihat tabel kemungkinannya
# Ada bau pesing? Ada yang pipis? Semua kambing berkaki 3? Gilang pipis di celana? Berarti ...
1 Tidak ada Tidak ada Tidak Tidak Andi, Budi, Cali, Dedi, Entong berbohong. Gilang benar.
2 Tidak ada Tidak ada Tidak Ya Andi, Budi, Cali, Dedi, Gilang berbohong. Entong benar.
3 Tidak ada Tidak ada Ya Tidak Andi, Budi, Cali, Entong berbohong. Dedi, Gilang benar.
4 Tidak ada Tidak ada Ya Ya Andi, Budi, Cali, Gilang berbohong. Dedi, Entong benar.
5 Tidak ada Ada Tidak Tidak Andi, Budi, Dedi, Entong berbohong. Cali benar.
6 Tidak ada Ada Tidak Ya Andi, Budi, Dedi berbohong. Cali, Entong benar.
7 Tidak ada Ada Ya Tidak Andi, Budi, Entong berbohong. Cali, Dedi benar.
8 Tidak ada Ada Ya Ya Andi, Budi berbohong. Cali, Dedi, Entong benar.
9 Ada Tidak ada Tidak Tidak Andi, Budi benar. Cali, Dedi, Entong berbohong.
10 Ada Tidak ada Tidak Ya Andi, Budi, Entong benar. Cali, Dedi berbohong.
11 Ada Tidak ada Ya Tidak Andi, Budi, Dedi benar. Cali, Entong berbohong.
12 Ada Tidak ada Ya Ya Andi, Budi, Dedi, Entong benar. Cali berbohong.
13 Ada Ada Tidak Tidak Andi, Budi, Cali benar. Dedi, Entong berbohong.
14 Ada Ada Tidak Ya Andi, Budi, Cali, Entong benar. Dedi berbohong.
15 Ada Ada Ya Tidak Andi, Budi, Cali, dan Dedi benar. Entong berbohong.
16 Ada Ada Ya Ya Andi, Budi, Cali, Dedi, Entong benar.

Andi, Budi, dan Cali, Dedi, Entong memang mungkin berbohong, tapi mereka juga mungkin untuk sama-sama benar.

Perhatikan bahwa yang berkontradiksi adalah perkataan Entong dan Gilang. Perkataan Entong dan Gilang tidak dapat sama-sama benar. Namun jika kita menghapus perkataan Entong, pembicaraannya menjadi seperti berikut ini.

Andi

Ada bau pesing, nih.

Budi

Iya nih, bau pesing.

Cali

Pasti ada yang pipis.

Dedi

Semua kambing berkaki tiga.

Gilang

Enak saja! Aku tidak pipis di celana.

Ternyata, tanpa perkataan Entong, pembicaraan mereka tetap konsisten. Kalimat Gilang, Aku tidak pipis di celana, dapat sama-sama terjadi dengan perkataan-perkataan teman-temannya. Walaupun agak aneh karena Gilang bisa tiba-tiba marah tanpa sebab, tetapi pembicaraan ini tetap konsisten.

Agar lebih jelas, kamu dapat melihat perbandingannya pada tabel berikut. Kolom pertama adalah dialog tanpa Gilang, kolom kedua adalah dialog tanpa Entong tetapi ada Gilang, dan kolom ketiga menyertakan perkataan Entong maupun Gilang.

1 2 3
Ada bau pesing, nih. Ada bau pesing, nih. Ada bau pesing, nih.
Iya nih, bau pesing. Iya nih, bau pesing. Iya nih, bau pesing.
Pasti ada yang pipis. Pasti ada yang pipis. Pasti ada yang pipis.
Semua kambing berkaki tiga. Semua kambing berkaki tiga. Semua kambing berkaki tiga.
Pasti Gilang pipis di celana. Pasti Gilang pipis di celana.
Enak saja! Aku tidak pipis di celana. Enak saja! Aku tidak pipis di celana.
Konsisten Konsisten Tidak konsisten

Dua perkataan terakhir saling berkontradiksi. Keduanya tidak dapat terjadi bersamaan. Jika keduanya ada, dialog mereka tidak konsisten. Namun jika dihilangkan salah satunya, dialog mereka konsisten.

Ilustrasi pipis di celana. Atau lebih tepatnya: Memipisi celana.
Ilustrasi: Pipis

Sekarang cobalah menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.

Pertanyaan

  1. Apakah artinya konsisten?
  2. Apakah pembicaraan yang tidak nyambung berarti tidak konsisten dalam istilah logika?
  3. Apakah artinya kontradiksi?
  4. Haruskah kontradiksi hanya mengenai dua perkataan saja? Dapatkah kontradiksi terjadi antara tiga perkataan? Artinya, satu atau dua perkataan yang mana saja tidak berkontradiksi, tetapi kehadiran ketiganya membuat menjadi kontradiksi. Ya maupun tidak, jelaskan alasannya.

Tugas

  • Buatlah dialog yang mengandung dua perkataan yang saling berkontradiksi seperti contoh di atas. Tunjukkan bahwa ketika dihilangkan salah satunya, pembicaraan tetap konsisten.

Perhatikan waktu dan pengertiannya

Pembicaraan yang sepertinya berkontradiksi tidak selalu benar-benar kontradiksi. Ada dua hal yang harus dipertimbangkan, yaitu waktu dan pengertiannya.

Berikutnya: Apakah keduanya memaksudkan saat yang sama?

Ditulis oleh
Ari Prasetyo
Ditulis pada
Terakhir diupdate
Dipublikasikan
Frase kunci
logika konsisten kontradiksi