Kandungan Matematis

Berdasarkan keenam syarat matematika yang kamu pelajari sebelumnya, sekarang wawasan kamu sudah terbuka sangat lebar dan bukan hanya menempatkan matematika sebagai hitung menghitung saja walaupun hitung-menghitung tetap menjadi bagian yang dominan dalam matematika.

Akibatnya, kamu bisa menemukan matematika jauh lebih sering dibandingkan sebelumnya. Mungkin aktivitasnya sendiri tidak sepenuhnya sesuai dengan keenam syarat yang sudah dibicarakan. Namun kadang-kadang ada sub-aturan di dalamnya yang memenuhi keenam syarat tersebut.

Menyusun buku dalam rak?

Sebuah aktivitas yang mengandung matematika.

Matematika yang sangat dominan adalah relasi biner, kombinatorika dan algoritma.

Memainkan alat musik?

Seorang pemain musik tanpa sadar menggunakan konsep relasi, measure theory, teori grup, bilangan rasional, dan banyak lagi.

Jika diperdalam, aturan-aturan trigonometri serta fungsi eksponensial sangat dominan di sana.

Tentunya kalian tidak memikirkan hal-hal tersebut ketika bermain piano. Namun dengan menyadari hal-hal tersebut, kalian dapat melihat dunia secara lebih kaya, tidak sempit, dan tidak terkotak-kotak. Bagi seorang komposer, hal ini dapat membantu mereka membuat karya yang sangat indah.

Bermain kubus rubik?

Sepenuhnya aktivitas matematika. Kubus rubik merupakan contoh konkret dari yang disebut sebagai grup permutasi.

Memilih teman kelompok?

Aktivitas matematika. Konsep matematika yang dominan di dalamnya adalah teori himpunan, relasi, dan fungsi.

Belajar bahasa tertentu?

Jika tata bahasa yang digunakan diikuti sepenuhnya, ini adalah sepenuhnya matematika. Tata bahasa berkaitan dengan himpunan, fungsi, teori bahasa dan automata, algoritma, serta mesin status.

Ternyata banyak matematika di sekeliling kita!

Ada banyak sekali matematika yang dapat kita temukan di sekeliling kita, dan sebagian besar sedang menunggu untuk suatu hari nanti ada yang merumuskan matematika tersebut. Siapa tahu kamulah orangnya.

Dunia tempat kita tinggal adalah dunia yang teratur. Untuk memahami berbagai aspek realitas, kita memerlukan tiruan abstrak dari aturan-aturan yang ada dalam dunia ini. Tiruan-tiruan abstrak aturan itu disebut sebagai model matematika.

Berikutnya: Bersambung ...

Ditulis oleh
Pak Ari
Ditulis pada
Terakhir diupdate
Dipublikasikan
Frase kunci
hakikat matematika